0 di keranjang

Tidak ada produk di keranjang.

Produk Organik Alami Natural Nusantara

Pemberian Makanan Ayam Untuk Ternak Agar Budidaya Berhasil

Makanan Ayam merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan dalam beternak ayam petelur atau pedaging. Karena makanan ayam akan sangat mempengaruhi tingkat produksi ayam. Makanan ayam yang bergizi atau bernutrisi tepat akan membuat ayam menjadi gemuk, sehat dan kuat. Apalagi dalam usaha peternakan ayam potong, bobot tubuh ayam menjadi hal yang paling penting dalam penentu kesuksesan penjualannya.

Makanan Ayam yang Wajib Diberikan Untuk Beternak

  1. Dedak Padi

Dedak merupakan jenis makanan ayam yang paling sering digunakan. Dedak padi atau bekatul diperoleh dari limbah hasil olahan padi menjadi beras. Dedak mengandung sumber energi dan asam amino yang tinggi. Pemberian dedak pada ayam muda perlu dibatasi, karena di dalam dedak terkandung sekitar 11 – 12% serat kasar yang sedikit sulit dicerna oleh ayam. Dedak yang disimpan terlalu lama bisa menggumpal dan berbau tengik karena dedak mengandung banyak lemak. Dedak terbagi menjadi dua macam, dedak kasar dan dedak halus. Disarankan untuk memakai dedak halus sebagai makanan ayam karena kandungan proteinnya tinggi dan serat kasarnya rendah.

  1. Dedak Gandum (Pollard)

Pollard atau dedak gandum merupakan limbah dari hasil olahan gandum menjadi tepung terigu. Kandungan di dalam pollard yaitu protein 15 %, lemak 3 – 4 % dan serat kasar 7 – 9 %. Penggunaan pollard sebaiknya dibatasi, karena kandungan serat kasarnya membuat ayam mencret.

  1. Jagung

Jagung menjadi salah satu pilhan makanan ayam kandungan nilai gizinya cukup tinggi. Ada 3 jenis jagung yang yang biasa dikenal, yaitu: jagung kuning, jagung merah dan jagung putih. Jagung kuning merupakan jagung yang terbaik untuk makanan ayam. Karena harga jagung cukup mahal, cukup gunakan sebagai campuran sebanyak 20 – 40% dari total makanan ayam yang diberikan.

  1. Tepung Tulang

Tepung Tulang dapat diperoleh dari tempat pemotongan hewan. Tepung tulang banyak mengandung phosphor dan Kalsium. Kalsium bermanfaat untuk pembentukan tulang dan sendi ayam. Campuran yang diberikan cukup 1% saja dali total makanan ayam yang diberikan (ransum). Cara membuat tepung tulang yaitu; rebus tulang terlebih dahulu, kemudian dikeringkan dan digiling sampai halus.

  1. Singkong

Pemberian singkong untuk makanan ayam perlu dibatasi, karena pemberian singkong yang berlebihan dapat menyebabkan feses basah. Singkong hanya diberikan kira-kira kurang dari 20% saja dari total ransum. Singkong yang akan digunakan sebagai makanan ayam dijemur dulu menjadi gaplek.

  1. Bungkil Kelapa

Bungkil kelapa adalah hasil sisa dari pengolahan minyak kelapa. Daging kelapa yang dikeringkan (kopra) akan diambil minyaknya dan tersisalah bungkil kelapa. Cara pengambilannya ada 2 cara, yaitu; di ekstraksi dengan di press dan di ekstraksi dengan zat pelarut. Hindari menyimpan bungkil kelapa pada suhu yang tinggi atau tempat yang panas karena bungkil kelapa akan cepat tengik. Bungkil kelapa yang sudah tengik tidak boleh diberikan pada ayam karena akan menyebabkan diare. Bungkil kelapa dapat diberikan pada ayam semua umur.

  1. Tepung Ikan

Tepung ikan atau fish meal berasal dari ikan yang dikeringkan dan kemudian digiling. Kualitas tepung ikan ditentukan dari jenis ikannya. Tepung ikan berkualitas baik adalah tepung ikan yang berasal dari ikan putih, karena kadar lemaknya tidak lebih dari 6% dan kadar garamnya hanya 4% saja. Tepung ikan yang berasal dari ikan afkir (ikan yang tidak layak konsumsi manusia) tidak disarankan untuk diberikan kepada ayam karena bisa menimbulkan efek negatif pada ayam.

Tepung ikan mengandung sumber mineral yang tinggi. Setiap kilogram tepung ikan mengandung sekitar 100 – 200 gr sumber mineral, diantaranya: Kalsium, Besi, Mangan, Iodin dan Phosphor. Tepung ikan juga kaya akan kandungan asam amino esensialnya terutama Metionin, Lysin, Sistin dan Thriptophan. Dan merupakan sumber vitamin B-kompleks yang baik, seperti: B-12, Choline dan Riboflavin.

  1. Tepung Keong Mas / Siput

Tepung keong mas / siput juga mengandung protein yang cukup tinggi sekitar 52%. Cara membuat tepung keong mas atau siput :

  • Keong mas dan siput dicuci hingga bersih
  • Saat pencucian tambahkan sedikit garam agar kotorannya hilang
  • Keong mas dan siput kemudian direbus, buka cangkangnya lalu cuci lagi
  • Keong mas dan siput kemudian ditiriskan dan diiris tipis
  • Jemur irisan keong mas dan siput hingga kering kemudian digiling agar menjadi tepung
  • Akan lebih bagus lagi jika membudidyakan sendiri keong masnya, karena proses kembangbiaknya cepat dan pembuatan tepungnya juga relatif mudah sehingga dapat menekan biaya produksi.
  1. Pelet

Pelet yaitu bahan pakan yang digiling kemudian di padatkan. Makanan ayam pelet sangat disukai ayam karena dapat meningkatkan nafsu makan. Selain itu, pelet terhitung lebih efisien dan hemat dari makanan ayam jenis tepung. Makanan ayam jenis tepung terhitung lebih boros karena mudah dikais ayam sehingga banyak yang terbuang. Pelet dapat dibeli di toko-toko peternakan.

Teknologi PIKAT NASA Untuk Ayam Ternak

Industri ayam pedaging (broiler) terus mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Permintaan produk-produk hasil peternakan, khususnya daging ayam terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya daging ayam sebagai sumber protein dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga daging sapi, kambing, atau domba.

Namun perkembangan terakhir menunjukkan bahwa produksi ayam pedaging sedang mengalami tantangan besar, diantaranya yaitu merebaknya penyakit Flu Burung (AI) dan semakin tingginya harga makanan ayam. Harga makanan ayam yang semakin tinggi menyebabkan pembengkakan biaya produksi para peternak. Oleh karena itu perlu dilakukan Peningkatan Stamina dan kesehatan Ayam Pedaging melalui peningkatan teknologi pemberian makanan ayam secara mudah dan tepat.

Teknologi PIKAT NASA merupakan solusi peningkatan produksi untuk semua jenis ternak terutama ternak ayam. Teknologi PIKAT NASA dapat memberikan semua zat nutrisi yang dibutuhkan oleh ayam ternak secara lengkap, yaitu lemak, vitamin, mineral, protein dan energi yang sangat berguna bagi percepatan pertumbuhan dan perkembangan ayam serta peningkatan stamina kesehatan ayam pedaging sehingga ayam lebih tahan terhadap penyakit dan dapat menekan angka kematian ayam saat budidaya.

Keunggulan dan Manfaat Teknologi PIKAT NASA

  • Merupakan pakan pelengkap, yang berperan sebagai sumber protein, mineral dan vitamin
  • Berasal dari bahan alami atau organik, bukan dari bahan-bahan kimia atau sintetik
  • Dapat meningkatkan nafsu makan hewan ternak
  • Mampu menggantikan pemberian vitamin dan mineral kimia atau sintetik
  • Mempercepat adaptasi anak ayam umur 1 hari (DOC) terhadap makanan ayam dan pada saat pertama kali masuk kandang
  • Mengurangi stress pada anak ayam umur 1 hari (DOC) saat pertama kali masuk kandang, saat ayam pedaging divaksinasi atau saat ayam pedaging dalam proses pengobatan penyakit
  • Mempercepat pertumbuhan ayam pedaging/petelur dengan meningkatkan pertumbuhan berat badan harian rata-rata (ADG=Average Daily Gain)
  • Mempercepat waktu panen, rata-rata pada umur 34-35 hari sudah mencapai 1,9 – 2 kg per ekor
  • Mengurangi bau kotoran ternak
  • Meningkatkan kesehatan dan stamina Ayam pedaging/petelur
  • Meningkatkan kualitas daging ayam dengan warna lebih merah, padat dan rendah lemak.
  • Mampu menghasilkan angka FCR rata-rata : 1,5 – 1,6
  • Menekan angka kematian ayam saat budidaya, kematian hanya berkisar 3 – 5%
  • Multi Komoditi : tekonologi PIKAT NASA telah digunakan pada semua jenis ternak (ayam pedaging, ayam petelur, sapi potong, sapi perah, burung puyuh, bebek petelur, bebek pedaging, domba, kambing, kelinci, dan lain-lain)
  • Multi Lokasi : teknologi PIKAT NASA telah digunakan oleh banyak peternak di seluruh Indonesia, baik peternak mandiri, peternak kemitraan, perusahaan peternakan, dan lembaga penelitian peternakan.
  • Multi Waktu : teknologi PIKAT NASA telah digunakan sejak tahun 1996 dan telah terbukti dan teruji serta terdokumentasi dalam bentuk tertulis, VCD dan Flashdisk

Cara Penggunaan :

  • Produk yang digunakan yaitu VITERNA, POC NASA dan HORMONIK
  • VITERNA, POC NASA, dan HORMONIK mengandung protein, vitamin, mineral, lemak, dan energi yang sangat dibutuhkan oleh ayam. Berbagai kandungan tersebut berasal dari bahan-bahan organik atau alami, dan bukan dari bahan kimia atau sintetik
  • Cara aplikasi : VITERNA, POC NASA dan HORMONIK masing-masing 1 botol dicampur menjadi satu larutan terlebih dahulu
  • Setelah tercampur menjadi satu, berikan pada ayam dengan dosis 1 tutup botol campuran larutan tersebut dan ditambahkan dengan 10 liter air minum ayam per hari
  • Diberikan pada ayam setiap pagi hari

Demikian informasi mengenai Makanan Ayam Untuk Budidaya semoga dapat menambah pengetahuan Anda, semoga bisa menjadi bahan acuan untuk kesuksesan budidaya ayam Anda.

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA