0 di keranjang

Tidak ada produk di keranjang.

Produk Organik Alami Natural Nusantara

Jenis – Jenis Cabai

Jenis Cabe– Cabai atau cabe adalah hasil panen dari tanaman yang menghasilkan buah cabai dengan rasa pedas. Cabai termasuk dalam kelompok sayuran dan bumbu. Untuk para pecinta makanan pedas, cabai menjadi bumbu wajib yang harus ada pada makanan yang akan dikonsumsi. Jenis cabai rawit dan cabai merah merupakan cabai yang menjadi primadona di Indonesia. Padahal, pada kenyataannya cabai mempunyai banyak sekali jenis.

 

Apa Itu Cabai?

Cabai merupakan tumbuhan yang tergabung dalam anggota genus Capsicum. Bagian dari tumbuhan cabai yang dapat dimanfaatkan adalah buahnya. Telah banyak petani yang melakukan budidaya cabai, karena cabai memiliki nilai jual yang tinggi. Selain bermanfaat sebagai penguat rasa makanan, cabai juga terkenal memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan. Dalam buah cabai terdapat antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Zat capcaisin pada buah cabai bermanfaat untuk mengendalikan penyakit kanker. Selain itu, pada buah cabai juga terdapat vitamin C yang cukup tinggi. Meskipun bermanfaat untuk tubuh, cabai yang dikonsumsi terlalu banyak dapat menimbulkan gangguan pada pencernaan.

 

Jenis – Jenis Cabai

  1. Rocoto

Cabai rocoto banyak ditemukan di Peru, Bolivia, Argentina Utara, Chile dan Ecuador. Ciri cabai rocoto adalah berbentuk hampir bulat, dagingnya tebal seperti paprika. Cabai ini terasa sangat pedas jika bijinya berwarna hitam. Tanaman cabai rocoto dapat tumbuh baik di daerah yang memiliki iklim sedang dampai dingin. Kebanyakan cabai rocoto berwarna merah, tetapi di Negara Meksiko dan Kanbia terdapat cabai rocoto yang berwarna oranye dan kuning.

  1. Cabai Kathur

Disebut dengan nama cabai kathur karena buah cabainya tumbuh menjulang menghadap ke langit (dalam bahasa Jawa disebut ngathur). Cabai ini berwarna hijau ketika muda dan berubah warna menjadi merah tua ketika sudah masak. Jika ditekan, cabai kathur agak terasa keras karena cabai ini memiliki jumlah biji sangat banyak. Jenis cabai ini dapat disimpan hingga 12 hari setelah petik sehingga aman saat pengangkutan jarak jauh karena kadar airnya rendah. Biasanya digunakan sebagai campuran pada berbagai macam masakan pedas.

  1. Cabai Rawit

Cabai rawit ini berukuran lebih kecil dari cabai keriting dan cabai merah. Tetapi cabai rawit memiliki tingkat kepedasan hingga 50.000-100.000 pada skala Scoville. Cabai rawit sangat populer di negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Indoneia dan sekitarnya. Cabai rawit dalam bahasa inggris yaitu bird’s eye chili pepper atau thai pepper. Di Indonesia, cabai rawit banyak digunakan untuk bahan dasar pembuatan sambal, rujak, dan makanan pedas lainnya. Selain itu, cabai rawit juga dimanfaatkan menjadi chili oil dan digunakan sebagai pelengkap makanan gorengan.

  1. Cabai Merah Besar

Cabai merah ini rata-rata berbentuk runcing dan mengerucut, tetapi ada pula yang berbentuk membulat. Memiliki kulit yang tebal dan rasanya kurang pedas. Cabai merah banyak digunakan untuk bahan baku berbagai macam sambal dan saus atau sebagai campuran masakan lain yang tidak terlalu pedas.

  1. Cabai Numex Twilight (Bolivian Rainbow)

Merupakan salah satu varietas cabai yang tidak biasa. Cabai numex dikembangkan oleh New Mexico State University. Tanaman cabai numex dapat tumbuh hingga tinggi 18 inch. Buah cabai numex berwarna ungu pada awalnya, kemudian berubah warna menjadi oranye dan kuning, ketika sudah masak cabai ini berwarna merah. Saat ditanam cabai ini akan menghasilkan perpaduan warna seperti pelangi di atas daun yang berwarna hijau.

  1. Cabai Keriting

Senada dengan namanya, jenis cabai ini berbentuk keriting, kurus dan panjang. Ada dua jensi cabai keriting yaitu cabai keriting merah dan hijau. Cabai keriting berukruan lebih kecil daripada cabai merah besar. Umumnya cabai keriting digunakan pada olahan makanan yang pedas.

  1. Cabai Jalapeno (Capsicum Annuum)

Cabai jalapeno berasal dari Meksiko, berwarna merah dan hijau tua. Bentuk cabai ini hampir mirip seperti peluru. Jenis cabai ini dipasarkan dalam bentuk utuh atau segar dan berupa cabai kering (chipotles). Jenis cabai ini memiliki rasa yang sangat pedas. Oleh karena itu, cabai jalapeno biasanya dijual dalam bentuk acar dan dikemas dalam botol. Tingkat kepedasan cabai jalapeno mencapai 2500-8000 skala scoville. Biasanya digunakan untuk membuat acar, mustar dan dimasak menggunakan minyak sayur.

  1. Cabai Setan

Cabai setan merupakan jenis cabai terpedas di dunia. Tingkat kepedasannya mencapai 1.001.304 skala scoville, melebih tingkat kepedasan cabai rawit. Cabai setan berasal dari timur laut India dan Bangladesh. Penduduk Assam memiliki kepercayaan bahwa cabai setan dapat membantu mengobati penyakit reumatik, osteoporosis, kanker, menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi. Cabai setan berbentuk gemuk, keriput dan kecil.

  1. Cabai Gendol / Gendot

Disebut cabai gendot atau cabai gendol karena memiliki bentuk yang bengkak menggembung. Di Indonesia, jenis cabai ini banyak ditemukan di perkebunan di daerah Bandung dan Dieng. Cabai gendol berasal dari Semenanjung Yucatan, tingkat kepedasannya mencapai 100.000-350.000 skala scoville.

Penghasil cabai gendol terbesar di dunia yaitu negara Meksiko. Cabai ini banyak tumbuh di sekitar Yucatan, Quintana Roo dan Campache. Cabai gendol mempunyai aroma yang unik, seperti perpaduan aroma buah dan bunga. Selain itu, cabai gendol juga mempunyai beragam warna seperti kuning, orange terang, hijau dan orange.

  1. Paprika / Bell Pepper

Paprika memiliki empat varian warna yaitu kuning, hijau, merah dan oranye. Cabai jenis ini termasuk ke dalam golongan cabai kurang pedas (sweet peppers) bahkan terasa cenderung manis tetapi jika dimasak rasa manisnya akan berkurang. Yang warna hijau terasa lebih pahit daripada jenis paprika lainnya. Paprika berbentuk unik, seperti lonceng, besar, dalamnya berongga dan bertekstur renyah atau keras. Paprika dipasarkan dalam bentuk utuh atau segar dan ada yang telah diolah menjadi bubuk yang digunakan untuk memberikan efek pedas sedang pada makanan.

  1. Pimento / Cabai Cheri

Cabai ini berwarna merah, berbentuk hati, berukuran besar. Panjangnya sekitar 7-10 cm dengan lebar 5-7 cm. Daging cabai cheri bercita rasa manis, berair, dan lebih beraroma dibandingkan paprika merah. Cabai cheri biasanya digunakan sebagai campuran acar.

Semoga Bermanfaat.

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA

Tulis Komentar