0 di keranjang

Tidak ada produk di keranjang.

Produk Organik Alami Natural Nusantara

Ternak Burung Kenari Hingga Berhasil

 

Ternak Burung Kenari– Beternak burung kenari menjadi aktifitas yang menyenangkan sekaligus menguntungkan. Banyak peternak di Indonesia yang menjadikan beternak burung kenari menjadi lahan bisnis karena budidaya kenari memiliki prospek yang bagus dan menjanjikan. Yang mendorong hal tersebut adalah harga kenari dari waktu ke waktu cenderung stabil mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta, sehingga banyak masyarakat pemula yang ingin sukses beternak burung kenari.

Burung kenari memiliki sangat banyak peminat di Indonesia karena postur tubuhnya yang kecil dengan corak warna bulu yang indah serta kicauan yang mengalun merdu. Burung kenari juga burung lomba yang peminatnya sangat ramai sekali.

Cara Beternak Burung Kenari

 

  1. Membedakan Kelamin Burung Kenari

  • Kenari jantan :
  • Dubur terlihat menonjol, vertikal, atau tegak lurus
  • Tubuh kenari cenderung ramping memanjang dan lehernya lebih panjang
  • Suaranya ngerol dan nyaring
  • Kenari betina :
  • Dubur terlihat datar dan tidak menonjol
  • Tubuh kenari cenderung agak bulat dan lehernya lebih pendek
  • Suaranya tidak ngerol, meskipun sedikit ngerol tapi suaranya tidak nyaring dan putus-putus
  1. Mengetahui Usia Kenari dan Kesiapan Kenari

Kenari siap ternak idealnya sudah berusia 6 bulan untuk kenari betina dan 8 bulan untuk kenari jantan. Untuk kenari keturunan yorkhire (kenari dengan postur besar) idealnya pada usia 10 bulan atau lebih.

Tips :

Kenari yang sedang diternak sebaiknya kenari yang sedang dalam kondisi birahi, karena kenari yang sudah cukup umur namun tidak birahi akan sulit dijodohkan. Selain itu, kenari juga harus dalam keadaan sehat dan tidak cacat.

Ciri-ciri kenari yang sedang birahi :

  • Kenari jantan :
  • Sering berkicau dan terkadang terlihat menabrak jeruji
  • Melompat-lompat ke kanan dan ke kiri di tempat sangkar sambil bernyanyi
  • Berbunyi nyaring dengan gaya menurunkan sayap setengah badan di atas tempat bertengger
    • Kenari betina :
  • Sering berbunyi cuit untuk memanggil kenari jantan
  • Merobek-robek kertas atau koran yang ada di dalam sangkar
  • Sering ngeleperkan sayapnya
  1. Sangkar Kenari

Setelah didapatkan sepasang kenari yang siap ternak. Langkah selanjutnya adalah menyiapkan sangkar. Cara memilih sangkar untuk kenari ternak yaitu pilih sangkar box untuk ternak, gunakan sangkar yang bagian tengahnya ada penyekat. Untuk sangkar kenari jantan, gunakan sangkar gantung yang cukup besar dan letakkan sangkar tersebut di tempat yang aman dan tenang.

Saat fase ini pemberian makan kenari harus diperhatikan dengan baik, agar proses ternak kenari dapat berhasil. Makanan kenari yaitu biji-bijian, milet, biji sawi, sayuran sawi ijo, sawi putih, apel dan mentimun, serta air minum. Sebagai makanan tambahan, berikan telur rebus puyuh atau telur rebus ayam dan vitamin khusus ternak.

Vitamin khusus ternak yang sudah teruji manfaatnya adalah VITERNA Plus dari PT. Natural Nusantara (NASA). Berikan dengan cara 1 cc VITERNA Plus dicampur dengan air minum 0,5 liter. Berikan setiap hari sebagai air minum.

  1. Penjodohan Kenari

Tips menjodohkan kenari :

  • Kenari betina menggunakan sangkar box, kenari jantan menggunakan sangkar gantung. Dekatkan kedua sangkar tersebut, proses perjodohan ini berlangsung 3 hari.
  • Selama proses penjodohan, kenari jantan dan betina dijemur dengan sangkar terpisah tetapi berdekatan. Dijemur pukul 07.00 sampai 09.30.
  • Berikan makanan yang bergizi seperti sayuran, telur puyuh, apel, dan vitamin.
  • Kenari sebaiknya dalam postur tubuh yang pas ketika penjodohan. Jangan terllau gemuk.

Ciri-ciri kenari berjodoh :

  • Kenari jantan akan meloloh makanan ke kenari betina walau dari luar sangkar
  • Kenari jantan akan berbunyi keras untuk merayu kenari betina
  • Kedua kenari terlihat akur
  1. Proses Kawin

 

Satukan kenari jantan dan betina dengan cara memasukkan jantan ke sangkar kenari betina, jangan terbalik. Kegiatan ini sebaiknya dilakukan pada sore hari. Bila kedua kenari tersebut tidak segera kawin, tetap biarkan dalam sangkar hingga malam hari, karena biasanya pada pagi hari setelah mereka terbangun mereka akan melakukan perkawinan. Setelah pukul 07.00 pagi kenari jantan dikembalikan ke sangkar gantung kembali. Saat sore hari, kenari jantan dimasukkan lagi ke sangkar kenari betina, begitu seterusnya. Kegiatan ini berlangsung hingga beberapa hari sampai kenari betina bertelur. Kenari yang sudah bertelur sebaiknya jangan dijemur karena dapat merusak telur dan gagal menetas.

  1. Proses Pengeraman

Setelah kenari betina bertelur, kenari jantan dibiarkan berada dalam sangkar kenari betina agar kenari jantan selalu meloloh kenari betina dan kenari betina jarang keluar sarang dan hal ini baik untuk proses pengeraman yang maksimal.

Tips perawatan kenari saat mengeram :

  • Pakan selalu tersedia
  • Kandang harus selalu dalam kondisi yang bersih
  • Berikan tambahan pakan berupa sayur sawi dan buah apel, diberikan dengan cara selang-seling
  • Berikan telur puyuh rebus 2 kali seminggu
  • Kenari tidak dijemur lagi
  1. Proses Menetas dan Panen

Telur kenari akan menetas pada hari ke-14. Berikut adalah tips memberikan pakan untuk induk kenari yang sedang meloloh hingga anakan siap panen.

  • Biji-bijian, air, dan telur puyuh rebus hasru selalu tersedia sampai kenari berumur 1 minggu
  • Jangan berikan sayuran dan buah sebelum anakan kenari lebih dari 1 minggu. Hal ini bertujuan agar anakan kenari tidak banyak yang mati.
  • Setelah anakan kenari lebihd ari 1 minggu, tambahkan sayuran sawi ijo, sawi putih dan buah apel.
  • Tambahkan multivitamin untuk burung kenari. Seperti Bnr atau VITERNA Plus dari PT. Natural Nusantara (NASA).
  • Anakan kenari yang siap panen adalah yang sudah berumur 25 hari. Pada umur tersebut anakan kenari sudah bisa makan sendiri. Dan saat umur 1 bulan, anakan kenari sudah bisa makan biji-bijian.

Setelah panen anakan kenari, anakan dipisah dari induknya. Setelah itu, indukan kenari juga ikut dipisah (jantan dan betina dipisah). Mandikan kedua induk kenari tersebut dengan menambahkan obat kutu, lalu dijemur pada pagi hari. Sangkar juga perlu untuk dicuci hingga bersih menggunakan sabun dan antiseptic.

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA

Tulis Komentar