0 di keranjang

Tidak ada produk di keranjang.

Produk Organik Alami Natural Nusantara

Ternak Ikan Cupang Dengan Mudah

Ternak Ikan Cupang Dengan Mudah – Ikan cupang telah lama populer di indonesia. Karena ikan cupang mempunyai tubuh yang indah sehingga banyak masyarakat yang senang mengoleksinya untuk pajangan di dalam aquarium. Ikan cupang memiliki varietas yang banyak dan jenis yang beragam.

Budidaya ikan cupang sangat mudah karena tidak memerlukan tempat yang luas dan modal yang besar, serta dapat dilakukan sebagai usaha rumahan. Ikan cupang (Betta sp.) adalah ikan air tawar yang berasal dari daerah tropis. Banyak ditemukan di perairan Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Di alam bebas, ikan cupang hidup secara berkelompok. Habitat aslinya di rawa-rawa, danau, dan suangai yang arusnya tenang.

Salah satu yang menajdi keistimewaan ikan cupang selain mudah dipelihara adalah daya tahannya. Ikan ini dapat hidup di air yang minim oksigen. Atau bisa juga dipelihara di toples kecil tanpa aerator. Kemampuan tersebut didapat karena ikan cupang mempunyai rongga labirin seperti paru-paru manusia. Labirin itulah yang dapat membuat ikan cupang bertahan pada lingkungan yang minim oksigen.

Jenis-Jenis Ikan Cupang

  1. Halfmoon

Ciri ikan cupang halfmoon adalah sirip dan ekornya seolah membentuk setengah lingkaran. Sehingga terlihat seperti bulan separuh atau halfmoon.

  1. Plakat

Cupang jenis plakat merupakan ikan cupang yang paling banyak digemari. Ciri ikan cupang plakat adalah tubuhnya cenderung pendek dan buntek. Karena sering diikutkan untuk bertarung banyak yang menyebut ikan cupang plakat menjadi ikan cupang laga. Ikan cupang ini akan bertarung jika diletakkan menjadi satu dalam aquarium. Sehingga banyak breeder yang dengan sengaja mengembangbiakkan cupang plakat menjadi agresif, gakal dan kuat dengan cara memberikannya obat-obatan sejak ikan menetas.

  1. Cupang Alam

Ikan cupang ini masih merupakan jenis asli dari alam dan belum pernah dilakukan rekayasa genetik atau penyilangan. Cupang alam banyak ditemukan di sawah, rawa atau sungai.

  1. Double Tail Betta

Hampir mirip dengan ikan cupang jenis halfmoon, ikan cupang double tail betta ini memiliki ekor yang membentuk hingga setengah lingkaran yang menyatu dengan sirip. Tetapi ekor pada ikan cupang ini terbaik menjadi dua, sehingga disebut double tail.

  1. Veiltail

Jenis ikan cupang ini dahulu sempat sangat populer karena mudah didapat. Akan tetapi karena munculnya jenis ikan cupang baru, ikan cupang veiltail ini popularitasnya semakin meredup.

  1. Serit atau Crowntail

Jenis ikan cupang ini banyak dikembangkan oleh breeder asal Indonesia, tepatnya di daerah Slipi, Jakarta. Ciri ikan ini adalah memiliki ekor seperti mahkota jika dibalikkan ke atas. Karena memiliki ekor yang indah dan tergolong unik, ikan cupang crowntail ini telah mendunia.

  1. Giant Betta

Merupakan jenis cupang yang paling besar tubuhnya. Ikan cupang jenis ini dapat tumbuh mencapai 12-15 cm. Karena tubuhnya yang besar ikan cupang giant betta kurang agresif dalam berenang.

Langkah-Langkah Beternak Ikan Cupang

  1. Siapkan Indukan Cupang

Indukan cupang yang telah siap untuk dibudidaya biasanya berumur 4-8 bulan.

Ciri-ciri induk cupang jantan yang sudah siap kawin :

  • Banyak mengeluarkan busa, biasanya menempel pada dinding aquarium
  • Warna tubuhnya lebih mencolok dan gelap
  • Sirip dan badan sudah besar dan lebar
  • Agresif dan galak

Ciri-ciri cupang betina yang sudah siap kawin :

  • Badan terlihat besar, perutnya buncit. Karena di dalam perut ikan cupang betina sudah banyak sel telur yang sudah siap untuk dibuahi
  • Warna kusam dan tidak menarik
  1. Siapkan Wadah Pemijahan

Wadah untuk pemijahan cupang dapat berupa aquarium kecil, toples atau baskom yang tidak terlalu besar. Isi wadah dengan air secukupnya dan menaruh tanaman liar seperti eceng gondok agar nanti dapat menjadi tempat busa cupang jantan.

Petugas memberi makan ikan hias cupang di Sentra Ikan Hias Cupang Slipi, Jakarta, Selasa (9/8). . Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan ekspor ikan hias Indonesia mencapai 70 juta Dolar AS pada 2020 dengan komoditas ikan hias yang menjadi andalan diantaranya Koi, Arwana, Cupang dan Koki. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama/16

  1. Penjodohan Ikan Cupang

  • Masukkan cupang jantan ke dalam tempat pemijahan, terpisah dengan cupang betina
  • Dekatkan kedua toples untuk beberapa hari agar kedua indukan saling mengenal. Jika cupang jantan sudha mengeluarkan busa banyak dan kedua induk sudah saling merespon masukkan ke dalam satu wadah dengan perlahan
  • Biarkan beberapa hari hingga busa cupang jantan terisi dengan telur putih kecil-kecil. Itulah hasil telur ikan cupang ini. Setelah itu angkat cupang betina ke wadah lain dan biarkan cupang jantang yang menjaga telur cupang hingga menjadi burayak
  1. Telur Menetas dan Merawat Burayak

Telur akan menetas menjadi burayak dalam waktu 1 hari. Burayak yang baru berumur 1-2 hari tidak memerlukan pakan. Pada umur 3 hari ke atas, beri pakan burayak dengan kutu air. jika tidak ada kutu air dapat diganti dengan telur ayam rebus dan diambil kuning telurnya saja.

Setelah anakan ikan cupang berumur 1 minggu, dapat dikasih makan air rendaman sayur kol. Saat umur 7 hari, cupang jantan mulai dpindah ke wadah yang lain.

  1. Merawat Ikan Cupang

Ketika anakan cupang telah berumur 1 bulan keatas, anakan cupang mulai dipisah-pisahkan ke wadah atau botol-botol kecil agar tidak bertarung satu sama lain.

Pemberian pakan cukup diberikan 2 kali sehari. Untuk cupang dewasa (umur 1,5 bulan) pilah ikan berdasarkan jenis kelamin, dapat diberikan pakan dengan voer ikan hias atau konsentrat. Atau bisa diberi pakan alami berupa cuk nyamuk maupun cacing sutera.

Air dalam aquarium harus diganti secara berkala. Lihat apakah ada penumpukan kotoran dan sisa pakan di dasar wadah. Karena penumpukan tersebut dapat menimbulkan penyakit bahkan kematian pada ikan karena pencemaran air.

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA

1 Komentar

Tulis Komentar