0 di keranjang

Tidak ada produk di keranjang.

Produk Organik Alami Natural Nusantara

Peluang Bisnis Bunga Kamboja Dan Cara Menanamnya

Bunga Kamboja telah populer dikenal sebagai bunga kuburan. Tapi kini bunga kamboja telah menjadi tanaman hias yang banyak dikoleksi dirumah. Bunga kamboja memiliki beragam jenis warna, mulai dari warna putih, merah, putih semburat kuning, oranye, kuning, peach, merah semburat putih dan merah semburat kuning. Bunga kamboja akan terlihat sangat indah jika dibudidayakan dalam pot yang bisa diletakkan di pekarangan rumah atau teras sebagai tanaman hias. Pembibitan tanaman kamboja dilakukan dengan cara stek batang dan okulasi.

Cara Menanam Bunga Kamboja Dengan Stek Batang

Pilih induk tanaman bunga kamboja yang besar, tua, sehat, tidak berpenyakit dan tidak cacat. Potong batang kamboja dari pohon tersebut dengan panjang sekitar 20 cm. Biarkan selama 1 minggu dan taruh pada tempat yang teduh dan lembab. Mengapa batang yang telah dipotong harus didiamkan terlebih dahulu setelah 1 minggu dan jangan langsung ditanam? Hal ini dilakukan untuk menjaga timbulnya bakteri. Karena ujung batangnya yang belum halus akan menimbulkan jamur dan cendawa.

Jika batang yang dipotong bagian atasnya berdaun banyak, sebaiknya daunnya dibuang dan sisakan hanya dua helai daun saja. Hal ini dilakukan untuk mengurangi penguapan tanaman ketika dilakukan penyetekan. Setelah batang dipotong, bekas luka akibat potongan diolesi atau dicelupkan ke dalam obat perangsang akar tanaman HORMONIK untuk merangsang pertumbuhan akar pada batang stek.

Media tanamnya, bisa menggunakan sekam bakar yang dicampur dengan arang hingga merata. setelah 1 minggu, batang yang telah kita potong tersebut sudah dapat ditanam pada sebuah pot dengan media tanam sekam dan arang.

Setelah batang ditanam, lakukan penyiraman menggunakan POC NASA dan HORMONIK dengan dosis secukupnya. Sebaiknya tanaman kamboja jangan terlalu sering disiram, agar batang tanaman tidak mudah busuk.

Cara Menanam Bunga Kamboja Dengan Cara Okulasi

Pilih induk tanaman kamboja yang sehat, memiliki batang yang besar, tua, tidak cacat dan tidak terkena penyakit. Ambil tunas mata dari tanaman induk kamboja tersebut dengan cara memotongnya menggunakan pisau tajam. Cari batang tanaman bagian bawah yang ingin ditempelkan tunas tersebut. Lalu diiris sama seperti irisan mata tunas, agar ukuran dan posisinya bisa pas ketika melakukan penempelan.

Cara Menanam Bunga Kamboja Dengan Cara Cangkok

  • Cara cangkok dilakukan untuk mengurangi kegagalan saat menanam menggunakan batang stek. dengan sistem cangkok, akar akan tumbuh lebih dulu baru ditanam. Sehingga tanaman dapat langsung menyerap nutrisi dan unsur hara dari tanah. Cara cangkok jarang dipakai oleh para pembudidaya karena cara ini memerlukan tenaga yang ekstra.
  • Pilih batang tanaman kamboja dari pohon yang sudah cukup tua. Pohon indukan yang bagus, ditandai dengan batang berwarna coklat bukan hijau. Dipilih batang yang tua, karena batang yang muda masih rentan patah dan sukar dikupas kulitnya. Hal tersebut terjadi karena batangnya masih lunak dan sulit dicari letak kambiumnya, sehingga pengupasan kulit bisa tanpa sengaja terlalu dalam.
  • Cara mencangkoknya sama seperti mencangkok tanaman berkambium pada umumnya. Pertama, kulit dikupas melingkar pada bagian batang hingga kambiumnya terlihat. Kemudian kambium dikerok dan dihilangkan hingga tidak bersisa. Luka bekas kupasan tersebut ditutup dan dibungkus dengan media tanam. Media tanam harus selalu lembab untuk memastikan akar dapat tumbuh. Percikkan air ke media tanam tersebut jika dirasa kering. Setelah 2 bulan, akar akan tumbuh dengan cukup dan cangkokan siap dipindah menjadi tanaman sendiri.

Langkah Menanam Bunga Kamboja

Pohon mempunyai 2 bentuk daun. Yang pertama mempunyai daun yang berujung lancip dan yang kedua mempunyai ujung yang membulat. Perbedaan kedua bentuk daun tersebut tidak mempengaruhi cara menanamnya. Sebaiknya sebelum membeli, tentukan dulu jenis mana, bentuk, warna dan fungsi kamboja ketika nanti akan ditanam. Pastikan pohon kamboja ini memiliki root bali yang dibungkus oleh container (karung/polybag). Isi kontainer yang baik yaitu antara 100-200 liter.

Sebelum menanam bibit kamboja, buat lubang tanamnya terlebih dahulu. Lubang tanam dibuat ukuran 120 x 120 cm dengan kedalaman 80-100 cm. Dalam lubang tanam yang telah digali, pastikan tidak ada kotoran yang masuk seperti beton, batu, kerikil dan lain-lain. Untuk menjaga kesuburan tanah, berikan pupuk organik SUPERNASA. Dan untuk mencegah hama dan penyakit tanaman kamboja yang muncul ketika penanaman, berikan Natural GLIO. Tanam kamboja beserta kontainer yang masih menempel, bertujuan agar pohon kamboja bisa beradaptasi perlahan dengan media tanam dan lokasi terbaru.

Cara Perawatan Tanaman Kamboja

Tanaman kamboja merupakan tanaman yang mudah dalam perawatannya. Sebaiknya tanaman kamboja ditanam pada daerah yang memiliki intensitas sinar matahari langsung. Daun tanaman kamboja juga tidak mudah rontok. Hanya saja bunga kamboja yang sudah tua pasti akan jatuh dengan sendirinya. Tanaman kamboja juga membutuhkan jenis media tanam yang porus. Walaupun termasuk jenis tanaman low maintenance, pohon kamboja juga memiliki masalah dengan serangan hama dan penyakit tanaman.

Pemupukan Bunga Kamboja

  • 3 tutup botol POC NASA ditambah 1 tutup botol HORMONIK, dicampur dengan 15 liter air. kemudian campurkan hingga merata dan masukkan ke dalam 1 tangki semprot volume 14-17 liter air
  • Larutan tersebut kemudian disemprotkan pada daun dan batang tanaman kamboja secara merata
  • Dapat pula disiramkan ke media tanam dengan dosis 200 ml larutan pupuk tersebut
  • Lakukan pemupukan setiap 1-2 minggu sekali baik itu dengan cara penyemprotan atau disiram ke media tanam
  • Untuk hasil maksimal, tambahkan AERO-810 sebanyak 0,5 tutup botol. AERO-810 berfungsi sebagai perekat, pembasah dan perata agar pupuk yang disemprotkan ke tanaman tidak mudah hilang jika terguyur air hujan. Sehingga pada musim hujan tetap masih bisa melakukan penyemprotan.

Peluang Bisnis Bunga Kamboja

  1. Bisnis bunga kamboja kering

Per 1 hektar lahan untuk budidaya tanaman kamboja dapat ditanami pohon kamboja sekitar 200-an pohon. Jika 10 pohon dapat menghasilkan 1 kg bunga kamboja basah setiap harinya, maka akan ada 20 kilogram bunga kamboja basah yang kemudian mengering menjadi 3 kilogram tiap harinya (perbandingan kamboja basah dan kering dalam berat yaitu 7:1). Sehingga dalam satu bulan akan menghasilkan 600 kilogram kamboja kering, bila dirupiahkan menjadi 60.000 x 90 = 5,4 juta rupiah. Bagaimana jika anda memiliki lahan yang lebih luas? Bagaiman jika harga jualnya kembali Rp.100.000?

  1. Tips bisnis bunga kamboja kering

  • Jenis bunga kamboja yang dapat diekringkan dan dijual yaitu jenis bunga kamboja apapun, segala warna, baik warna putih, merah, kuning, ungu, pink, dan lain-lain. Yang paling penting jenisnya ialah bunga kamboja pohon yang harum, bukan kamboja hias atau kamboja jepang.
  • Cara mengeringkan bunga kamboja. Bunga kamboja yang jatuh ke tanah dengan sendirinya diambil, lalu dijemur. Untuk bunga yang telah busuk ditanah, atau bewarna hitam dan berjamur tidak digunakan. Bunga kamboja juga dapat dikeringkan menggunakan alat pengering akan tetapi lebih baik memanfaatkan sinar matahari langsung.
  • Bunga kamboja dapat kering selama 3-4 hari penjemuran. Namun kondisi tersebut bisa dipercepat, jika menggunakan seng sebagai alasnya Cuma dibutuhkan waktu 2-3 hari saja.
  • Rata-rata diperlukan 6-7 kg kamboja basah untuk menghasilkan 1 kg kering. Perbandingannya sekitar 7 : 1
  • Kamboja yang dijemur harus benar-benar kering, kadar airnya <16%. Ciri-ciri bunga kamboja yang telah benar-benar kering yaitu bagian tangkai bunga dapat dipatahkan dengan gampang. Bunga kamboja juga harus bersih, yaitu tidak tercampur dengan kotoran lain atau dicampur dengan bunga lain.

Demikian uraian mengenai Bunga Kamboja dan Peluang Bisnisnya. Semoga bermanfaat.

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA